Monday, March 4

"MAKSUD BAIK SAUDARA UNTUK SIAPA??"

Sajak Pertemuan Mahasiswa
video

Matahari terbit pagi ini 
Mencium bau kencing orok di kaki langit 
Melihat kali (sungai) coklat menjalar ke lautan 
Dan mendengar dengung lebah di dalam hutan 
Lalu kini ia dua penggalah tingginya 
Dan ia menjadi saksi kita berkumpul di sini 
Memeriksa keadaan 
Kita bertanya: Kenapa 'maksud baik' tidak selalu berguna? 
Kenapa 'maksud baik' dan maksud baik bisa berlaga? 
Orang berkata: Kami punya (ada) 'maksud baik'” 
Dan kita bertanya: “'maksud baik' saudara untuk siapa??” 
Ya! 
Ada yang jaya, ada yang terhina! 
Ada yang bersenjata, ada yang terluka! 
Ada yang duduk, ada yang diduduki! 
Ada yang berlimpah, ada yang terkuras! 
Dan kita disini bertanya: 'Maksud baik' saudara untuk siapa?? 
Saudara berdiri di pihak yang mana?!! 
Kenapa 'maksud baik' dilakukan... Tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya! 
Tanah–tanah di gunung sudah menjadi milik orang–orang di kota! 
Perkebunan yang luas hanya menguntungkan segolongan kecil saja! 
Alat–alat kemajuan yang diimport tidak cocok (sesuai) untuk petani yang sempit tanahnya! 
Tentu saja kita bertanya: “'maksud baik' saudara untuk siapa?!” 
Kita mahasiswa tidak buta!! 
Sekarang matahari semakin tinggi 
Lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala 
Dan di dalam udara yang panas 
Kita juga bertanya: Kita ini dididik untuk memihak yang mana?? 
Ilmu–ilmu yang diajarkan di sini 
Akan menjadi alat pembebasan! 
Ataukah akan menjadi alat penindasan?? 
Kita menuntut jawapan!! 
Sebentar lagi matahari akan tenggelam 
Dan malam tiba 
Cicak–cicak bernyanyi di tembok 
Rembulan berlayar 
Tapi! 
Pertanyaan-pertanyaan kita tidak akan mereda 
Ia akan muncul di dalam mimpi 
Akan tumbuh di kebun belakang! 
Dan esok hari 
Matahari akan terbit kembali 
Senantiasa hari baru akan menjelma 
Pertanyaan–pertanyaan kita akan menjadi hutan atau masuk ke kali (sungai) menjadi ombak di samudera!! Di bawah matahari ini kita bertanya: Ada yang menangis, ada yang mendera 
Ada yang habis, ada yang mengikis 
Dan maksud baik kita 
Memihak yang mana?!!

W.S Rendra. 1977

No comments:

Post a Comment

back to top